Data resmi yang dirilis pada Sabtu 1 November menunjukkan, ekspor Korea Selatan sebagai negara dengan ekonomi terbesar keempat di Asia, naik 3,6 % dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya menjadi 59,57 miliar USD. Angka ini jauh melampaui perkiraan para ekonom dalam survei Reuters yang memperkirakan penurunan tipis sebesar 0,2 %. Kementerian Perdagangan Korea Selatan menjelaskan, ekspor semikonduktor melonjak 25,4 % dibandingkan tahun lalu, setelah sebelumnya naik 22,1 persen pada bulab September 2025. Kinerja gemilang ini dipicu tingginya permintaan global untuk chip berkapasitas besar dan bernilai tinggi, seperti memori HBM dan DDR5 yang digunakan untuk server, sehingga mendorong kenaikan harga. Sementara itu, ekspor kapal mencatat lonjakan luar biasa sebesar 131,2%, sedangkan pengiriman produk petrokimia meningkat 12,7% secara tahunan. ( ben )




