Pabrik Nike dan Adidas hengkang dari Tangerang ke tengah Jawa. Direktur Industri Tekstil, Kulit, dan Alas Kaki Kemenperin Rizky Aditya Wijaya mengatakan pabrik-pabrik itu direlokasi ke wilayah tengah Pulau Jawa dengan alasan mencari upah pekerja yang lebih murah. Pasalnya upah pekerja merupakan komponen produksi terbesar pabrik sepatu tersebut. Rizky mengaku belum mendapatkan informasi resmi dari perusahaan-perusahaan yang menaungi pabrik itu. Namun, ia telah menerima informasi dari Asosiasi Persepatuan Indonesia. Meski demikian, dia mengklaim kinerja industri alas kaki nasional masih berada di jalur positif. Industri itu tumbuh 8 persen tahun ini. Sebelumnya, kabar pabrik Adidas dan Nike hengkang dari Tangerang diungkap Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden KSPI Said Iqbal. ( tbu )




