Asosiasi Pengusaha Ritel, Aprindo, dan Himpunan Peritel serta Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia, Hippindo, kompak membantah pernyataan Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau cak imin, yang menyebut ritel modern menjadi “pembunuh Usaha Mikro Kecil dan Menengah, UMKM. Ketua umum hippindo, Budihardjo Iduansjah menyebutkan, terjadi kesalah pahaman atas aktifitas ritel modern, yang menjadi kebutuhan masyarakat. Ia menambahkan, warung tradisional UMKM dan ritel modern mini market memiliki perbedaan, mulai dari segmen pasar hingga manajemen. Antara lain, ritel modern pembukuan yang rapi hingga harga tertata, yang tak terdapat di warung tradisional UMKM. Selain itu, ritel modern seperti Indomart dan alfamart, juga menjual produk-produk UMKM local. Sementara Ketua umum Aprindo menyebutkan Ritel modern telah menjadi kanal pemesaran produk-produk UMKM. ( ben )




