Emiten transportasi Blue Bird masih optimis dengan prospek kinerjanya di sepanjang tahun 2025, utamanya terkait target pertumbuhan pendapatan dan laba masing-masing dua digit. Direktur Utama Blue Bird, Adrianto Djokosoetono menyatakan, optimism perseroan ditopang oleh pencapaian pada semester pertama 2025, yang berhasil mencatat pendapatan sebesar 2,67 triliun rupiah, atau tumbuh sekitar 15 persen dibanding periode sama pada tahun lalu. Dari sisi bottom line, laba bersih Blue Bird juga tercatat meningkat 27,4 persen menjadi 339,1 miliar rupiah. Dalam upaya mencapai pertumbuhan berkelanjutan, Blue Bird getol melakukan ekspansi armada, baik untuk layanan taksi regular, sewa mobil, bus, dan shuttle antarakota. ( ben )



