Presiden Prabowo Subianto memerintahkan agar kuota magang untuk lulusan baru perguruan tinggi diperluas hingga 100 ribu peserta pada 2025. Instruksi itu disampaikan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli. Ia menjelaskan, batch pertama akan diikuti 20 ribu peserta. Setelah berjalan, program akan dilanjutkan ke batch kedua dengan 80 ribu peserta tambahan. Kementerian Ketenagakerjaan akan segera mengumumkan tanggal dan tahapan batch kedua. Program magang ini juga akan diperluas ke lebih banyak perusahaan. Selain di sektor swasta, pemerintah juga membuka kesempatan magang di lembaga pemerintahan. ( tbu )




