Kementerian Kesehatan menegaskan keterlibatannya dalam berbagai uji coba vaksin dan obat luar negeri penting agar Indonesia tidak tertinggal dalam perkembangan riset medis global. Seperti baru-baru ini, Kemenkes akan mengirimkan tim ke Rusia untuk mempelajari vaksin kanker disana untuk mengetahui apakah bisa dilakukan pengujian klinis di Indonesia. Dengan begitu akan ada transfer ilmu pengetahuan dan teknologi yang memastikan peneliti Indonesia mendapatkan alih iptek dari negara lain. Kemudian membuka peluang akses lebih cepat terhadap obat maupun vaksin terbaru yang dibutuhkan masyarakat. Selain itu, kesempatan melakukan uji klinis di dalam negeri juga bisa memperkuat kapasitas riset rumah sakit, universitas, dan industri farmasi lokal. Jangka panjang, langkah ini sekaligus memperkokoh ketahanan kesehatan Indonesia agar mampu mengembangkan dan memproduksi vaksin serta obat sendiri. ( tbu )




