Presiden Direktur BP-AKR Vanda Laura mengungkapkan perusahaan tengah memasang sikap wait and see atau memantau situasi dan kondisi bisnis SPBU di Indonesia, sebelum mengeksekusi rencana ekspansi bisnis perseroan. Terlebih, BP-AKR sedang mengalami kekosongan pasokan sejumlah jenis BBM sejak akhir bulan lalu. BP-AKR sebelumnya menargetkan penambahan SPBU lebih dari 10 unit SPBU tahun ini. Dia juga memastikan beberapa SPBU itu telah rampung dibangun, tetapi memang belum diresmikan. Menurutnya, jika SPBU tersebut diresmikan saat ini, perusahaan akan dirugikan sebab BP-AKR hanya dapat menjual BBM jenis solar atau diesel, sedangkan bensin RON 92 dan 95 masih dalam kondisi kosong. ( tbu )




