United Tractors menargetkan serapan belanja modal hingga 1 miliar dolar amerika atau 16 triliun rupiah tahun ini. Porsi terbesar Capex sekitar 50% akan diarahkan ke bisnis jasa kontraktor tambang melalui anak usaha Pamapersada Nusantara. Sementara 25% untuk pembangunan smelter Rotary Kiln Electric Furnace dan sisanya untuk pengembangan bisnis emas serta mineral lainnya. Pendanaan capex tahun ini sebagian besar bersumber dari kas internal perseroan. Sejalan dengan itu, manajemen juga menyiapkan strategi ekspansi jangka menengah dengan memperbesar portofolio di sektor emas, nikel, hingga energi baru terbarukan pada tahun depan. ( tbu )




