Meta meresmikan proyek ambisius bernama Meta Superintelligence Lab MSL akhir Juni lalu. MSL merupakan laboratorium riset yang digadang-gadang akan membawa perusahaan mendekati era kecerdasan buatan supercanggih atau artificial general intelligence AGI. CEO Meta Mark Zuckerberg pun merekrut, bahkan membajak sejumlah peneliti dan ahli AI untuk membangun tim AI “elite” di MSL. Ambisi Meta untuk mencapai AGI dan menjadi pemain utama di industri AI itu tampaknya tak berjalan semulus yang diharapkan. Pasalnya, kini, sejumlah peneliti top yang semula berhasil direkrut dengan tawaran gaji selangit justru memilih mundur. Setidaknya tiga peneliti AI telah mengundurkan diri dalam dua bulan terakhir. ( tbu )



