Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid berharap penutupan fitur siaran langsung atau Live di TikTok di Indonesia, tidak berlangsung lama. Meutya juga mengatakan pemerintah menghargai langkah TikTok Indonesia yang mematikan fitur Live sementara secara sukarela. Ia juga menyampaikan Presiden Prabowo menekankan negara terbuka dan mendengar aspirasi masyarakat, termasuk masukan terkait keberadaan fitur Live TikTok. Terkait banyak pelaku UMKM yang memanfaatkan fitur Live TikTok, Meutya mengatakan aktivitas e-commerce tetap bisa berjalan meski fitur itu dibatasi. Meutya berharap situasi segera membaik agar para pelaku usaha bisa kembali memanfaatkan platform digital, termasuk TikTok Live secara optimal. TikTok mematikan sementara fitur Live di Indonesia sejak Sabtu terkait kericuhan yang yang terjadi di beberapa daerah dalam beberapa waktu terakhir. ( tbu )



