Pabrikan chip AI asal Tiongkok, Cambricon, mencatat keuntungan besar pada paruh pertama 2025. Dalam laporan terbaru, Cambricon membukukan laba bersih 1 miliar yuan sekitar 2,29 triliun rupiah. Pendapatan perusahaan juga dilaporkan melonjak drastis. Cambricon berhasil mendapat pemasukan 2,9 miliar yuan sekitar 6,63 triliun rupiah, melonjak 44 kali lipat dibanding tahun lalu. Keuntungan besar Cambricon sangat berbanding terbalik dibandingkan tahun 2024. Saat itu, perusahaan justru melaporkan kerugian 533 juta yuan sekitar 1,22 triliun. Keuntungan Cambricon terjadi seiring upaya pemerintah Tiongkok yang meminta sejumlah perusahaan teknologi untuk beralih dari chip buatan Amerika seperti Nvidia ke produk lokal. ( tbu )



