PT Bahari Makmur Sejati BMS Foods memberikan penjelasan soal produk udang yang dilaporkan terpapar Cesium-137. Penjelasan itu disampaikan lewat Ketua Umum Shrimp Club Indonesia, Andi Tamsil. Menurutnya, saat ini kasus sedang ditangani oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan KKP, Badan Pengawas Tenaga Nuklir dan Badan Riset dan Inovasi Nasional. Dengan dukungan informasi dari otoritas FDA Amerika Serikat. Proses investigasi bertujuan memastikan sumber kontaminasi dan langkah penanganan yang tepat serta memastikan keamanan pangan dimasa datang. Ditegaskan juga kasus ini bukan berasal dari budidaya udang, melainkan terkait faktor eksternal diluar kendali industri udang. FDA telah berkomunikasi dengan pemerintah Indonesia melalui KKP. Selain itu, status ekspor produk udang BMS ke Amerika dihentikan sementara. ( tbu )



