Menteri Keuangan Sri Mulyani resmi menaikkan alokasi anggaran belanja negara yang dikhususkan untuk program kesejahteraan guru, dosen, dan seluruh tenaga pendidik dalam RAPBN 2026 menjadi 274,7 triliun rupiah. Padahal, Sri Mulyani sebelumnya mengumumkan alokasi anggaran yang menjadi bagian dari dana pendidikan negara sebesar 178,7 triliun, naik hingga lebih dari 53%. Anggaran itu akan dialokasikan kepada sebanyak 54 ribu 747 guru TPG Non-PNS senilai total 19,2 triliun. Kemudian untuk Tunjangan Profesi Dosen Non-PNS senilai 3,2 triliun untuk 80 ribu325 orang. Lalu, ada juga kepada 1,6 juta guru TPG ASN Daerah senilai 69 triliun, serta untuk TPG PNS, TPD PNS, dan gaji pendidik senilai total 120,3 triliun. ( tbu )




