Telkom Indonesia menegaskan arah bisnis baru untuk lima tahun ke depan dengan fokus besar pada segmen business-to-business. Langkah ini akan menyasar berbagai sektor, mulai dari pertambangan, konstruksi, perbankan, hingga asuransi. Telkom akan merampingkan portofolio menjadi empat fokus utama, yakni B2C, B2B Infrastructure, B2B ICT, dan bisnis internasional. B2C artinya consumer, retail, personal dan homes. B2B infrastructures kebanyakan dikonsumsi operator berlisensi lainnya. Sementara untuk B2B ICT, konsumennya adalah perusahaan yang menggunakan secara langsung layanan dari Telkom. Setidaknya ada 12 sektor vertikal yang menjadi target Telkom, termasuk pertambangan dan perbankan. Untuk memperkuat B2B ICT, Telkom menyiapkan empat platform utama, yakni AI, keamanan siber, IoT, dan cloud services. ( tbu )




