Asian Development Bank ADB menyetujui pinjaman berbasis kebijakan senilai 500 juta dolar amerika atau setara 8,06 triliun rupiah untuk memperkuat modernisasi sistem perpajakan Indonesia. Dana ini akan digunakan untuk meningkatkan efisiensi pemungutan pajak, memperluas kesetaraan, dan memperkokoh ketahanan fiskal guna membiayai layanan publik penting serta target pembangunan jangka panjang. Pinjaman itu menjadi bagian dari subprogram pertama dalam tiga subprogram di bawah Program Mobilisasi Sumber Daya Domestik DRM ADB untuk Indonesia. Direktur ADB untuk Indonesia, Jiro Tominaga mengatakan bahwa program ini merupakan momen yang sangat berarti dalam mendukung agenda keberlanjutan fiskal Indonesia. ( tbu )




