Importir daging sapi beku, mempertanyakan keseriusan pemerintah mempermudah perizinan importasi pangan yang menyangkut hajat hidup masyarakat Indonesia. Asosiasi Pengusaha dan Pengolahan Daging Indonesia, APPDI mengatakan, sampai bulan Agustus ini, importir kesulitan merealisasikan sisa kuota 100 ribu ton impor daging lantaran terhambat proses pengeluaran Laporan Hasil Evaluasi di Badan Pangan Nasional, Bapanas. APPDI mengingatkan, keterlambatan pemberian izin impor daging sapi yang sudah digariskan pemerintah melalui neraca komoditas tidak hanya merugikan pengusaha, tapi juga konsumen. ( ben )




