BCA, cermati dampak kesepakatan tarif perdagangan Amerika Serikat

Emiten Bank Central Asia, BCA, mencermati dampak kesepakatan tarif perdagangan antara Amerika Serikat dan Indonesia, terhadap kinerja kredit manufaktur perseroan dimasa mendatang. Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong menuturkan, kebijakan tarif resiprokal yang diterapkan Amerika, sejauh ini masih memberikan dampak minimal terhadap penyaluran kredit sektor manufaktur. Meski hanya memberikan dampak minimal, namun Hendra Lembong menegaskan, BCA tetap mencermati perkembangan yang terjadi lebih lanjut, mengingat, sebagian besar negosiasi final kebijakan tarif tersebut diumumkan pada bulan Agustus mendatang. Berdasarkan kinerja keuangan, BCA membukukan pertumbuhan kredit sebesar 12,9 persen secara tahunan, menjadi 959 triliun rupiah pada semester pertama 2025. ( ben )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *