Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani melaporkan realisasi investasi dalam negeri pada kuartal kedua tahun ini mencapai 275,5 triliun rupiah. Jumlah ini setara dengan 57% dari total realisasi investasi pada kuartal kedua tahun ini. Realisasi ini meningkat dibandingkan kuartal satu 2025 yang 234,8 triliun dan kuartal dua 2024 sebesar 211,1 triliun. Secara sektoral, lima besar PMDN antara lain Transportasi, Gudang, dan Telekomunikasi 16,4%; Pertambangan 12,4%; Perumahan; dan Kawasan Industri dan Perkantoran 10,4%; serta Perdagangan dan Reparasi 10%. Adapun, secara provinsi, realisasi PMDN ini paling banyak dicatat oleh DKI Jakarta 17,7%; Jawa Barat; Jawa Timur; Banten dan Kalimantan Timur. ( tbu )




