Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Widyasanti menyatakan, data terbaru angka kemiskinan dan pengangguran di Indonesia masih dalam tahap akhir validasi, sebelum dirilis secara resmi ke publik, Jumat 25 juli mendatang. Sebelumnya, BPS sempat menunda rilis data jumlah pengangguran dan angka kemiskinan, dari jadwal semula pada tanggal 15 Juli lalu. Hal itu disampaikan BPS, sebagai respons atas pernyataan Presiden Prabowo yang sebelumnya mengungkapkan kedua indikator tersebut mengalami penurunan di tahun ini. BPS beralasan, penyesuaian ini dilakukan sebagai bentuk komitmen BPS untuk menghadirkan data dan informasi statistik yang akurat dan terpercaya bagi seluruh pengguna data. ( /be n)



