Kementerian Ketenagakerjaan melaporkan jumlah pekerja yang menjadi korban PHK pada Januari-Juni 2025 menembus 42 ribu 385 orang, naik 32,1% dibandingkan periode sama tahun lalu. Laporan itu berbeda dengan pernyataan Presiden Prabowo yang sempat menyebut data pengangguran dan kemiskinan absolut di Indonesia menurun berdasarkan data dari BPS. Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri acara Kongres PSI di Solo Jawa Tengah Minggu kemarin. Sementara Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan, pernyataan yang disampaikan Kepala Negara berasal dari data Survei Angkatan Kerja Nasional yang diselenggarakan oleh BPS dari bulan Februari 2025. Sementara data pengangguran terbaru belum dirilis oleh BPS. ( tbu )




