Stellantis, perusahaan mobil dibalik merek Vauxhall, Jeep, dan Fiat mengatakan, tarif yang diberlakukan Presiden Trump telah merugikan mereka 300 juta euro atau 349,2 juta dolar amerika. Kerugian finansial itu Adalah akibat dari tarif yang berdampak pada perdagangan dan hilangnya produksi yang direncanakan perusahaan sebagai respons terhadap tarif itu. Tarif 25% untuk mobil yang diimpor ke Amerika Serikat telah diberlakukan sejak April. Keputusan kebijakan ini mengancam mengganggu perdagangan dan rantai pasokan mobil global dengan beberapa produsen mobil, termasuk Jaguar Land Rover, yang telah menghentikan sementara ekspor ke Amerika serikat sebagai tanggapan. Stellantis memiliki 14 merek mobil, termasuk Alfa Romeo, Maserati, Citroen, Chrysler, dan Dodge. Stellantis mengatakan pengirimannya ke Amerika Utara 25% lebih rendah dalam tiga bulan hingga Juni dibandingkan periode sama 2024, sebagian disebabkan oleh tarif. ( tbu )




