Industri bioteknologi global mengalami perubahan besar, didorong oleh produsen obat asal Tiongkok yang telah berkembang jauh, serta menantang dominasi perusahaan farmasi barat dalam hal inovasi. Tercatat, jumlah obat baru di Tiongkok, khususnya untuk pengobatan kanker, hingga penurunan berat badan yang telah memasuki tahap pengembangan melonjak menjadi lebih dari seribu 250 jenis pada tahun lalu, jauh melampaui Uni Eropa, bahkan hampir menyamai pengembangan obat sejenis di Amerika Serikat yang sekitar seribu 440 jenis. Temuan tersebut, di dasari hasil analisis basis data yang dikelola oleh penyedia solusi intelijen farmasi, Norstella. ( ben )



