Ekspor Tiongkok melampaui ekspektasi pada Juni lantaran para pelaku bisnis terus mempercepat pengiriman untuk memanfaatkan penangguhan tarif sementara menjelang batas waktu di Agustus. Ekspor melonjak 5,8% pada bulan Juni dalam dolar Amerika dibanding tahun sebelumnya, melampaui estimasi jajak pendapat Reuters sebesar 5%. Impor naik 1,1% dibandingkan tahun lalu. Meskipun tidak memenuhi ekspektasi para ekonom sebesar 1,3%, kenaikan tersebut menandai pertama kalinya impor tumbuh tahun ini, membalikkan tren penurunan impor tahun ini di tengah lesunya permintaan domestik. Pada paruh pertama tahun ini, ekspor Tiongkok melonjak 5,9% dibanding tahun sebelumnya, sementara impor merosot 3,9%, dengan surplus perdagangan 585,96 miliar dolar amerika, hampir 35% lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. ( tbu )




