Universitas Harvard mengimbau para mahasiswa internasionalnya untuk berhati-hati terkait unggahan di media sosial serta memperingatkan beberapa kelompok agar menghindari kedatangan di Bandara Internasional Logan, Boston. Ini dilakukan setelah Harvard memenangkan keputusan awal yang menghalangi upaya pemerintahan Donald Trump membatasi penerimaan mahasiswa internasional. Para pengelola Harvard mengingatkan pejabat Departemen Luar Negeri Amerika serikat memiliki wewenang memeriksa akun media sosial pemohon visa mahasiswa. Sementara, Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan Amerika serikat dapat memeriksa perangkat elektronik pribadi dan menolak masuk berdasarkan isinya. Perwakilan Harvard menyebut belum jelas apakah pemeriksaan itu dilakukan oleh manusia atau kecerdasan buatan, dan apa yang dianggap sebagai tanda bahaya. Namun, unggahan yang pro-Palestina, antisemit, atau menghina Amerika tampaknya menjadi perhatian utama. ( tbu )



