Maskapai penerbangan British Airways dan Singapore Airlines, membatalkan sejumlah penerbangan ke kawasan Teluk Persia setelah serangan udara Amerika Serikat terhadap tiga fasilitas nuklir Iran pada akhir pekan lalu. Langkah ini menambah daftar gangguan penerbangan di kawasan yang selama ini relatif aman dari konflik. British Airways yang berbasis di London Inggris menghentikan beberapa penerbangan ke Dubai dan mengalihkan dua pesawat tujuan Negara emirat tersebut pada Sabtu malam 21 Juni. Berdasarkan data Flightradar24, satu pesawat yang lepas landas dari Bandara Heathrow terpaksa dialihkan ke Zurich setelah memasuki wilayah udara Arab Saudi pada dini hari. Selain itu, maskapai ini juga membatalkan penerbangan ke Doha Qatar, Minggu 22 Juni, dan menghentikan rute ke Bahrain hingga akhir bulan. ( ben )




