Saham Wilmar di Bursa saham Singapura terkoreksi  hingga 4 %

Perusahaan pemilik perkebunan kelapa sawit terbesar di dunia, Wilmar International Limited, tersandung kasus korupsi izin ekspor CPO di Indonesia tahun periode 2022 sampai 2023. Kondisi itu membuat harga saham Wilmar yang listing di Bursa saham Singapura terkoreksi tajam hingga 4 persen, pada perdagangan Rabu 17 Juni. tercatat, Lima entitas milik Group Wilmar International Limited mengembalikan kerugian negara senilai 11,8 triliun rupiah terkait korupsi pemberian fasilitas ekspor CPO dan turunannya industri kelapa sawit pada tahun 2022. Uang tunai yang disita Kejaksaan Agung tersebut berasal dari PT Multimas Nabati Asahan, PT Multinabati Sulawesi, PT Sinar Alam Permai, PT Wilmar Bioenergi Indonesia, dan PT Wilmar Nabati Indonesia.  ( ben )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *