Kementerian Perhubungan menyatakan, pesawat Saudia Airlines dengan nomor penerbangan SV-5726 yang mengangkut 442 Jamaah Haji, terpaksa mendarat darurat di Bandara Kualanamu Medan, akibat adanya ancaman bom. Sebelumnya, Angkasa Pura melaporkan adanya ancaman bom yang dikirimkan orang yang tidak dikenal melalui email, Selasa 17 Juni pagi waktu Indonesia. Ancaman itu menyebutkan, pesawat Saudia Airlines yang mengangkut Jamaah Haji kloter 12 dari Jedah menuju Jakarta, akan diledakan saat mendarat di Jakarta. Ancaman tersebut, membuat pesawat Saudia Airlines terpaksa mendarat darurat di bandara Kualanamu sekitar jam 10 pagi, serta seluruh penumpang di evakuasi dan tim penjinak bom polri melakukan penyisiran. Usai penyisiran, tidak ditemukan bom atau benda mencurigakan lainnya. ( ben )



