Sejumlah diler kendaraan roda empat dari merek-merek besar seperti Honda, Mitsubishi, Daihatsu, hingga Hyundai dikabarkan tutup atau beralih ke merek lain dalam beberapa waktu terakhir. Fenomena ini muncul di tengah melemahnya pasar otomotif nasional serta ketatnya persaingan industri, khususnya pasca-ekspansi merek asal Tiongkok. Data Gaikindo pada Mei mencatat penjualan dari pabrik ke diler atau wholesales hanya 60 ribu 613 unit, turun 15 koma 1 persen dibanding periode sama tahun lalu. Penjualan ritel juga turun dari 72 ribu 246 unit menjadi 61 ribu 339 unit. Secara kumulatif, sepanjang JanuariāMei 2025, wholesales turun 5 koma 5 persen menjadi 316 ribu 981 unit, sementara penjualan ritel anjlok 9 koma 2 persen menjadi 328 ribu 852 unit. Salah satu penyebab utama adalah perlambatan ekonomi nasional. ( tbu )




