Menurut laporan terbaru firma riset pasar Rho Motion, penjualan kendaraan listrik murni BEV dan plug-in hybrid PHEV naik 24% secara tahunan pada Mei 2025, mencapai 1,6 juta unit. Kinerja ini didorong oleh lonjakan penjualan di Tiongkok, yang mencetak rekor lebih dari 1 juta unit dalam sebulan, tertinggi untuk tahun ini. Sementara kawasan seperti Eropa menunjukkan pemulihan yang kuat, tetapi Amerika Utara tertinggal dengan pertumbuhan moderat, dihantui oleh ketidakpastian insentif dan potensi tarif baru dari pemerintahan Amerika Serikat dibawah Presiden Donald Trump. Tiongkok sekali lagi menjadi episentrum pertumbuhan kendaraan listrik global. Penjualan lebih dari 1,02 juta unit pada Mei mencerminkan pertumbuhan lebih dari 24% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Lonjakan ini dipicu kombinasi permintaan domestik yang kuat dan strategi ekspor agresif produsen dalam negeri seperti BYD. ( tbu )




