Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia, Aprindo, berkerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital dan Badan Pusat Statistik, untuk memantau transaksi masyarakat dalam program Holiday Sale secara real-time melalui dashboard pemantauan nasional. Ketua Umum Aprindo, Solihin menyebutkan, gerakan belanja nasional bukan sekadar momentum konsumsi, namun juga penguatan kapasitas UMKM untuk naik kelas dan masuk ke rantai pasok ritel modern. Melalui ajang Holiday Sale 2025, Aprindo berharap ritel Indonesia tidak hanya menjadi sektor konsumsi terbesar dalam struktur PDB nasional, tetapi juga menjadi penggerak utama dalam transformasi ekonomi inklusif berbasis pemberdayaan produk lokal dan kemitraan berkelanjutan. ( ben )




