Gelombang Penutupan Ritel Modern Di Indonesia

Gelombang penutupan ritel modern banyak terjadi pada awal tahun ini. Menanggapi fenomena ini, Menteri Perdagangan Budi Santoso mengungkapkan salah satu faktor utama penutupan gerai ritel modern di Indonesia adalah terjadinya perubahan pola belanja masyarakat. Menurutnya pelaku usaha ritel perlu menambahkan daya tarik atau nilai tambah pada tokonya, tidak sekadar berfokus pada penjualan produk. Selain itu, pola periodisasi belanja masyarakat juga berubah. Jika sebelumnya masyarakat terbiasa melakukan belanja bulanan, kini masyarakat cenderung berbelanja mingguan dengan pengeluaran yang lebih kecil, dan lebih memilih toko-toko di dekat tempat tinggal. Pusat perbelanjaan atau mal akan kehilangan daya tarik jika tidak mampu menyediakan fasilitas hiburan dan gaya hidup yang sesuai tren serta minat masyarakat.

Author: Tomi Cokro

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *