Otoritas Maroko menangkap seorang pria berkewarganegaraan ganda Prancis-Maroko yang diduga terlibat serangkaian kasus penculikan di Prancis yang menargetkan individu dengan kekayaan aset kripto. Tersangka berusia 24 tahun yang diidentifikasi oleh sumber kepolisian Maroko sebagai Bajjou Badiss Mohamed AmiDe itu tercatat dalam daftar red notice Interpol dan diburu oleh otoritas Prancis atas dugaan keterlibatan dalam kejahatan terorganisir, penculikan, dan pemerasan. Lantaran Bajjou memiliki kewarganegaraan Maroko, ia tidak akan diekstradisi ke Prancis, melainkan akan diadili di Maroko atas dakwaan yang diajukan oleh pihak Prancis. Beberapa bulan terakhir, Prancis mengalami gelombang penculikan yang menargetkan tokoh-tokoh di sektor aset digital. ( tbu )




