Asosiasi maskapai penerbangan global, atau International Air Transport Association, IATA, memperingatkan adanya tantangan besar bagi industri penerbangan dunia, akibat meningkatnya hambatan perdagangan dan keterlambatan pengiriman pesawat. Dalam pertemuan tahunan di New Delhi India, IATA menyatakan, hambatan perdagangan dan isolasi ekonomi merusak perekonomian global termasuk membatasi pertumbuhan sektor penerbangan. Menurut IATA, pengiriman pesawat untuk tahun 2025 diperkirakan turun sekitar 26 persen dari tahun lalu, dengan estimasi sebanyak seribu 692 pesawat. Kondisi itu antara lain dipengaruhi konflik perdagangan global, yang mengancam pemberlakuan perjanjian internasional termasuk transaksi jual beli pesawat. ( ben )




