Nestle India melaporkan penurunan laba bersih pada kuartal empat tahun fiskal yang berakhir 31 Maret 2025, akibat melonjaknya biaya komoditas bahan baku kopi dan kakao. Unit bisnis perusahaan makanan asal Swiss yang beroperasi di India tersebut, mencatatkan penurunan laba bersih sebesar 5,2 persen secara tahunan menjadi 8,85 miliar rupee atau setara 103,5 juta dolar amerika. Pasalnya, Nestle India, saat ini menghadapi tekanan ganda akibat harga komoditas yang tinggi dan lemahnya permintaan di wilayah perkotaan. Selain itu, Biaya hidup yang meningkat dan pertumbuhan upah yang stagnan turut memperlemah daya beli masyarakat urban. ( ben )




