Koalisi Ojol Nasional mengaku tidak keberatan dengan status kemitraan yang ditetapkan aplikator. Dalam pertemuan bersama Badan Aspirasi Masyarakat DPR RI, Koalisi itu lebih menuntut besaran potongan yang diterapkan oleh aplikator kepada ojol. Koalisi Ojol Nasional meminta pihak aplikator menetapkan potongan aplikasi tidak lebih dari 15%. Mereka bahkan tetap meminta statusnya tetap sebagai mitra, bukan karyawan, lantaran ada fleksibilitas. Mereka hanya minta aplikator menurunkan komisi, sehingga mereka punya pendapatan lebih. Selain itu, Koalisi menuntut DPR dan Pemerintah merevisi Undang-Undang tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang membatasi ruang gerak para pengemudi ojol. (detik-tbu)




