Asosiasi Pertekstilan Indonesia memprediksi 70% produsen atau industriawan sektor tekstil dan produk tekstil TPT akan berpindah haluan menjadi pedagang jika kuota impor atau syarat pertimbangan teknis atau pertek dihapus. Terlebih, dalam satu tahun terakhir industri TPT sudah kelimpungan dengan banjir impor produk murah di pasar domestik. Hal ini membuat utilitas produksi tekstil hulu hingga hilir terus menyusut. Wakil Ketua Umum API Ian Syarif mengatakan pelaku industri tekstil telah meminta pemerintah untuk tidak gegabah memperlonggar syarat impor dalam bentuk pertek maupun penghapusan kuota secara keseluruhan. 70% dari industri akan perlahan-perlahan meninggalkan industri dan kemudian mungkin kemudian jadi pedagang. (bisnis-tbu)




