Pemerintahan Vladimir Putin secara aktif merekrut pria Tiongkok untuk menjadi tentara Rusia dalam perang melawan Ukraina. Presiden Volodymyr Zelensky mengklaim setidaknya ada 150 warga negara Tiongkok yang melayani pasukan bersenjata Rusia. Hal ini sudah dibantah oleh Beijing. Namun, 2 tentara Rusia asal Tiongkok yang ditangkap oleh Ukraina menceritakan pengalaman pribadi mereka hingga akhirnya bergabung menjadi pasukan Putin. Mereka menyebut pemerintah Tiongkok tak tahu apa-apa tentang keterlibatan mereka di perang Rusia. Pasalnya, kontrak mereka ditangani oleh middleman. Mereka juga mengaku mendapat perlakuan buruk di bawah militer Rusia. Salah satu tentara rusia asal Tiongkok itu mengaku mendapat tawaran untuk bergabung ke militer Rusia melalui iklan TikTok. Ia tergiur lantatran iming-iming bayaran yang besar. ( tbu )




