Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan Boeing memenangkan kontrak untuk membangun jet tempur masa depan Angkatan Udara negara itu, F-47. Hal ini terjadi saat perusahaan itu mengalami kesulitan keuangan dan disisi lain, Tiongkok yang juga sedang mengembangkan teknologi persenjataan udara. Konsep jet yang dinamai Next Generation Air Dominance, ini akan berfungsi sebagai quarterback bagi armada pesawat nirawak masa depan yang dirancang untuk dapat menembus pertahanan udara Tiongkok dan musuh lainnya. Jet tersebut diberi nama F-47, dan biaya pengembangan awalnya mencapai 20 miliar dolar amerika atau 330 triliun rupiah. ( tbu )




