Prancis menjadi salah satu sekutu NATO yang menyuarakan perlawanan kepada Amerika Serikat setelah pemerintah Presiden Donald Trump mengisyaratkan penarikan diri dari komitmen aliansi. Presiden Prancis Emmanuel Macron kini mendesak negara-negara NATO Eropa dan mitra untuk memikirkan kembali ketergantungan mereka pada perangkat keras militer buatan Amerika. Salah satunya, mengganti jet tempur siluman F-35 buatan Lockheed Martin dengan jet tempur Rafale. Selain itu, sistem pertahanan udara Patriot juga bisa diganti dengan sistem SAMP/T Prancis-Italia. Macron menyampaikan pidatonya ditengah dinamika trans-Atlantik yang berubah, lantaran negara-negara Eropa menghadapi tekanan yang semakin besar untuk memperkuat industri pertahanan mereka sendiri di tengah ketidakpastian dalam kebijakan luar negeri Amerika setelah Trump kembali menjabat pada Januari. ( tbu )



