Mantan presiden Filipina Rodrigo Duterte diterbangkan ke Den Haag Belanda pada Selasa malam untuk diadili di hadapan Mahkamah Pidana Internasional ICC. Hal itu diinfokan oleh Wakil Presiden Sara Duterte yang juga merupakan putrinya sendiri. Dalam pernyataannya, Sara Duterte menyebut penyerahan ayahnya ke ICC merupakan “penindasan dan penganiayaan” dan “penghinaan” terhadap kedaulatan Filipina, serta merupakan pelecehan terhadap semua warga Filipina yang mengakui kemerdekaan mereka. Menurutnya, sejak ia ditahan, Rodrigo masih belum dihadapkan ke otoritas pengadilan yang kompeten untuk memastikan hak-haknya dan memungkinkannya memanfaatkan keringanan yang dijamin hukum. ( tbu )




