Langkah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menerapkan tarif impor memicu kekhawatiran di kalangan investor, sehingga mendorong aksi jual besar-besaran dipasar saham yang membuat indeks S and P kehilangan 4 triliun dolar amerika. Langkah Presiden Trump dinilai meningkatkan resiko ketidakpastian bagi para pelaku bisnis, konsumen, hingga para investor. Presiden Trump diketahui mengenakan tarif tinggi untuk sejumlah negara seperti Kanada, Meksiko, hingga Tiongkok. Aksi jual saham dalam Indeks acuan S and P Five hundreds turun 2 koma 7 persen, menjadikan hal itu sebagai penurunan harian terbesar pada tahun ini. Bahkan Nasdaq Composite turun 4 persen atau menjadi penurunan harian terbesar sejak September 2022. ( ben )




