Bank Permata sepanjang tahun lalu mencatat Laba Bersih sebesar 3,6 triliun rupiah, melesat 38 persen secara tahunan. Perolehan ini tidak terlepas dari Pendapatan Operasional sebelum Provisi atau PPOP yang tumbuh 4 persen. Sementara penyaluran kredit naik 9 persen, menjadi 155 triliun rupiah dibandingkan tahun sebelumnya. Penyaluran kredit itu terutama dikontribusikan oleh segmen Korporasi yang tumbuh 12 persen menjadi 89 triliun rupiah, diikuti pertumbuhan segmen Komersial dan Konsumer, yang masing-masing tumbuh sebesar 6 persen dan 4 persen. Rasio Gross non performing loan NPL dan Loan at Risk LAR, masing-masing pada level 2,1 persen dan 7,9 persen, membaik dibandingkan 2,9 persen dan 8,7 persen di periode yang sama tahun lalu. (cnbc-tbu)




