Elon Musk yang kini memimpin upaya efisiensi pemerintahan Presiden Donald Trump mengatakan pihaknya tengah berupaya menutup Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat atau USAID. Musk menyatakan USAID sudah tidak dapat diperbaiki lagi. Ia juga menambahkan Presiden Trump setuju dengan keputusan tersebut. Langkah ini sejalan kebijakan Trump yang ingin memangkas anggaran federal. Musk, yang ditunjuk untuk memimpin panel pemangkasan biaya pemerintahan, menyebut bahwa pemborosan dana di berbagai sektor harus dikurangi. USAID merupakan lembaga donatur internasional terbesar di dunia dengan anggaran 72 miliar dollar Amerika, sekitar 1 koma 17 kuadriliun rupiah pada tahun fiskal 2023. Dana itu digunakan untuk berbagai program, termasuk kesehatan perempuan di zona konflik, akses air bersih, perawatan HIV/AIDS, keamanan energi, dan pemberantasan korupsi. ( tbu )




