Presiden terpilih Donald Trump berencana menggunakan kekuatan eksekutifnya untuk mengurangi beban regulasi yang dihadapi oleh perusahaan kripto, dan mempromosikan aset digital itu dalam beberapa hari pertama masa jabatannya. Donald Trump yang saat kampanye sempat berjanji menjadi “presiden kripto”, diperkirakan akan menandatangani perintah eksekutif untuk membentuk dewan penasihat kripto. Ide ini pertama kali dilontarkan bulan Juli lalu. Dewan kripto tersebut memiliki 20 anggota, bakal membahas penggunaan perintah eksekutif untuk mengarahkan Komisi Sekuritas dan Bursa, SEC, membatalkan pedoman akuntansi 2022 yang dikenal sebagai SAB 121, agar aset kripto tidak terlalu mahal bagi beberapa perusahaan, khususnya bank, saat memegang mata uang kripto atas nama pihak ketiga. (kontan/ben)




