Pengadilan Utah Amerika Serikat, mengungkap fakta baru menjelang penentuan waktu blokir TikTok di Amerika Serikat berupa eksploitasi anak-anak, dan TikTok menutup mata lantaran mendapat keuntungan dari pengguna. Tuduhan ini datang menjelang pelarangan TikTok di Amerika yang dijadwalkan pada tanggal 19 Januari 2025, jika pemiliknya Bytdance Tiongkok tidak segera melepas kepemilikan sahamnya atas TikTok Amerika. Selain itu Kejaksaan Utah menyebutkan, fitur streaming TikTok Live menciptakan klub penari telanjang virtual yang menghubungkan para korban dengan para predator seksual secara real time melalui platform. ( ben )



