Pemerintah tarik utang 556,6 triliun rupiah untuk APBN sepanjang 2024

Pemerintah merealisasikan penarikan utang senilai 556 koma 6 triliun rupiah untuk pembiayaan APBN sepanjang 2024. Jumlah itu lebih rendah 91 koma 5 triliun dari asumsi APBN 2024. Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono mengklaim realisasi itu didukung oleh bauran pembiayaan utang yang terkendali dan pembiayaan non utang yang produktif. Dia merincikan defisit anggaran APBN sepanjang 2024 mencapai 553 koma 2 triliun. Defisit itu ditutup dengan pembiayaan utang 556 koma 6 triliun dan non utang 3 koma 4 triliun. Sisa lebih pembiayaan anggaran atau SiLPA berhasil mencapai 45 koma 4 triliun rupiah. SiLPA ini akan menjadi bantalan yang penting dalam memperkuat buffer fiskal APBN 2025. ( tbu )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *