Bank sentral Filipina akan memangkas suku bunga kebijakan utamanya sebesar seperempat poin untuk ketiga kalinya berturut-turut pada hari Kamis mendatang lantaran inflasi tetap terkendali dan perekonomian melemah menurut jajak pendapat Reuters terhadap 24 ekonom. Selain itu Jajak pendapat itu juga memperkirakan tiga kali pemotongan lagi tahun depan. Meskipun inflasi meningkat pada bulan kedua, mencapai 2 setengah persen pada November, angka itu masih berada dalam target Bangko Sentral ng Pilipinas BSP sebesar 2 sampai 4 persen sejak bulan Agustus ketika bank itu memulai siklus pelonggarannya. Hal ini, ditambah dengan melambatnya pertumbuhan ekonomi, mendorong Gubernur BSP Eli Remolona untuk menegaskan pada bulan lalu bahwa pihaknya masih dalam siklus pelonggaran. ( tbu )




