Usai pemakzulan Presiden Yoon Suk Yeol akibat upaya penerapan status darurat militer di awal Desember 2024 lalu, Bank of Korea atau Bank sentral Korea Selatan menggelar pertemuan Komite Kebijakan Moneter. Pertemuan tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas pasar keuangan dan valuta asing Korsel. Dalam pertemuan tersebut, pemerintahan sementara dan Bank sentral Korsel berjanji untuk segera mengambil langkah untuk menjaga stabilitas pasar. Bank sentral Korsel mengaku tekanan volatilitas di pasar keuangan dan valuta asing telah mereda. Hal itu terjadi lantaran langkah otoritas pemerintah dan Bank sentral Korsel yang cepat dan proaktif untuk menjaga stabilitas pasar. Bank sentral Korsel juga memastikan kebijakan utama di bidang keuangan dan ekonomi dilaksanakan lancar melalui perjanjian bipartisan. Dengan begitu, Bank sentral Korsel berharap dapat meyakinkan para pelaku pasar tentang sistem perekonomian yang berfungsi secara independen dan baik. ( tbu )




