Harga minyak mentah terpantau berbalik melemah pada perdagangan Rabu ini lantaran pasar mengamati meningkatnya permintaan di Tiongkok dan adanya potensi peningkatan permintaan pada musim dingin mendatang. Dukungan datang dari laporan bahwa Tiongkok akan mengadopsi kebijakan moneter yang cukup longgar pada 2025 lantaran Beijing mencoba memacu pertumbuhan ekonomi. Ini akan menjadi pelonggaran pertama dalam 14 tahun terakhir, meskipun rinciannya masih sedikit. Impor minyak mentah Tiongkok juga tumbuh setiap tahunnya untuk pertama kalinya dalam tujuh bulan terakhir, melonjak pada November lalu. Namun, peningkatan itu lebih merupakan fungsi penimbunan daripada peningkatan permintaan.




