Meski bersiap dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat yang baru, Donald Trump tetap harus menghadapi keputusan pengadilan terkait kasus penipuan sipil yang melibatkan dirinya dan dua putranya. Hal ini ditegaskan dalam sebuah surat yang dikirim oleh pengacara Jaksa Agung New York Letitia James Selasa lalu kepada pengacara Trump. Trump dan dua putranya memiliki kewajiban untuk membayar sekitar 490 juta dolar amerika termasuk bunga, terkait dengan kasus penipuan sipil yang diajukan oleh Letitia James. Tahun lalu, seorang hakim memutuskan Trump dan keluarganya secara sengaja membesar-besarkan kekayaan bersihnya untuk mendapat persyaratan pinjaman yang lebih baik selama dekade terakhir dalam berbagai transaksi bisnis. Meski Trump telah mengajukan banding, proses hukum masih berjalan dan mempengaruhi status keuangan Trump.




